Ada Banyak Sekali Manfaatnya Jika Kita Selalu Belajar, Ini Alasannya !!

Belajar memegang fungsi yang vital pada kehidupan manusia. Pastinya anda sudah familiar dengan peribahasa ” Hanya keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama”. Jika dicermati sebenarnya peribahasa ini mau menyampaikan betapa pentingnya belajar.

Kenapa keledai dungu dapat jatuh pada lubang yang sama? Jawabannya yaitu sebab dia tak belajar terlebih lagi pada pengalaman yang sudah dialaminya. Memang tidak layak menyamakan manusia yang disebut khalifah dimuka bumi ini dengan keledai, ciptaan Allah SWT yang tidak diberikan akal.

Tapi sejatinya yang ada pada keledai dungu ini dapat jua terjadi di manusia. Seringkali kita menyaksikan masih ada orang yang terjebak oleh permasalahan yang berulang-ulang dialaminya, bukankah itu artinya dia selalu jatuh pada lubang yang gak jauh berebeda. Namunperihal ini tak perlu anda pikirkan jika anda selalu belajar. Intinya, belajar itu penting!!

1. Upgrade diri kamu melalaui belajar

Kepercayaan diri tidak termasuk hal yang dianggap enteng yang boleh dipandang sebelah mata. Orang yang hidupnya percaya diri umumnya terhindar dari prilaku sangsi serta percaya dengan semua yang dikerjakan. Kepercayaan diri ini pun kelak begitu bermanfaat dalam kehidupan sosial.

Jika anda berkeinginan menjadi orang diantara dari sekian mereka yang percaya diri, maka belajarlah mulai saat ini. Dengan belajar, maka tentunya khasanah ilmu dan pengetahuan kita nantinya bertambah. Banyaknya keilmuan yang semakin bertambah akan berdampak pada kepercayaan diri. Bayangkan kalau anda berada di antara orang yang memperbicarakan bincangan saat ini yang tak kita pahami.

Apa yang dapat kita lakukan? beda halnya jika kita sering belajar agar selalu meng-update diri kita dan selalu tahu segala yang terupdate saat ini. Contoh Sederhananya anda bisa mengukur kualitas anti-virus yang biasa di-update dengan yang tidak.

Komputer pastinya butuh kerja ekstra kalau anda tidak meng-update anti-virusnya karena virus itu sendiri sejatinya di-update. Jadi, bagaimana tidak kita membiarkan dunia berjalan tidak dengan anda mengimbanginya dengan selalu memperbarui diri anda .

2. Cobalah mencari sesuatu yang baru

Kebanyakan orang akan menyenangi sesuatu yang baru jika sudah begitu lama disibukan oleh semua aktifitas. Tidak berbeda halnya dengan belajar. Mengetahui sesuatu yang baru akan menjadikan kita kian terlecut agar mencari informasi lagi lebih banyak.

Kita akan semakin sadar betapa banyaknya ilmu yang Allah turunkan di muka bumi. Selama ini mungkin kita sering menyepelekan banyak ilmu yang ada. Coba renungkan, apa kita sudah tahu saat ini mengenai dunia hewan, tumbuhan dan segala tentang alam semesta ini? Sejatinya mempelajari ilmu bisa sebagai alat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Cobalah cari inspirasi untuk bisa mempelajari hal-hal yang belum ditemukan dari yang anda sudah pelajari sebelumnya. “Makin sering, makin banyak paham“. Anda pasti setuju dengan jargon tadi bukan?

3. Belajar akan membawa kita menuju kualitas hidup yang lebih terarah

Hidup yang berkualitas tentu bisa dicapai melalui ilmu baik itu yang terkait urusan dunia atau akhirat. Anda pasti tahu jika salah daintaranya cara meraih ilmu yaitu dengan belajar. Ini adalah peran ke sekian dari belajar.

Ternyata sangatlah rugi seseorang yang pensiun dari belajar padahal agar mendapatkan kualitas hidup yang bermartabat dapat ditempuh dengan belajar. Untuk memahami arti peningkatan taraf hidup melalui belajar, dapat perhatikan uraian berikut:
Dikisahkan terdapat dua orang sarjana muda pada bidang pendidikan sudah mendapat pekerjaan. Sebut Saja Malik dan Fajar yang keduanya adalah lulusan Sarjana Pendidikan berpredikat sangat baik. Malik cukup puas dan cukup berilmu untuk mengajar di suatu Sekolah.

Dia justru melakoni aktivitas mengajar tanpa berpikir untuk menambah keilmuannya. Sedangkan Fajar yang tetap bersyukur tapi tetap merasa masih haus dengan ilmu yang sudah diperolehnya. Dia meneguhkan prinsip agar tidak merasa puas dengan. Akhirnya dia pun bertekad belajar lagi serta meningkatkan kemampuan Bahasa Arab-nya.

Pihak sekolah pun akhirnya mempercayakan padanya untuk menangani kelas berstandar internasional dan membagikan kemampuan bahasanya pada murid-muridnya.
Kedua orang barusan tadi ada pada kondisi yang tidak berbeda saat lulus, namun semuanya berubah seiring dengan usaha keras Fajar untuk belajar, sedangkan Malik yang merasa cukup tidak mau untuk belajar lagi.

Ujung-ujungnya jelas terlihat, Malik memang berprestasi dalam mengajar di bidangnya, namun poin plus dimiliki Fajar yang berusaha keras untuk semangat belajar ilmu yang menunjang pekerjaanya.

4. Belajar untuk masa depan

Anda tentu sering mendengar istilah jika hari ini merupakan mimpi kemarin dan esok adalah mimpi hari ini. Kualitas kehidupan kita di masa mendatang sangat ditentukan oleh aktifitas saat ini. Perencanaan tersebut akhirnya akan sempurna melalui proses belajar.

Tak selalu apa yang kita lakukan saat ini akan secara gampang didapatkan hasilnya, sebab kadang Tuhan menguji usaha kita. Namun yakinlah jika belajar atau menuntut ilmu tentu akan mengasih manfaat, baik saat ini atau esok hari hari. Percayalah layaknya kita percaya dengan adanya siang dan malam.

5. Setiap orang harus mencurahkan waktu untuk peningkatan diri dengan belajar

Rasulullah pernah mengatakan jika orang yang tidak merugi itu ialah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, yang rugi ialah yang hari ini sama dari kemarin dan celaka jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Sebagai seorang yang beriman sudah sepantasnyalah kita memandang hal ini dengan pikiran terbuka. Tentunya kita tak mau tergolong orang-orang yang merugi apalagi yang celaka.

Oleh sebab itu buatlah hari ini menjadi lebih baik dengan senantiasa memperbaiki kualitas diri. Belajar adalah salah satu cara untuk memperbaiki kualitas diri. Baik itu dari bidang keilmuan maupun skill. Orang yang selalu belajar akan tahu banyak mengenai apa yang belum dipelajarinya sehingga muncul keinginan yang kuat untuk terus mengupgrade pengetahuannya.

Jangan buat otak anda berhenti dari kegiatan belajar jika tidak ingin kemampuannya menurun. Teruslah mengasahnya dengan terus menerus menggunakan dalam aktivitas belajar. Ibarat kata, otak kita itu ibarat pedang dan belajar adalah proses mengasahnya. Maka dengan sering diasah pedang itu, tentu membuat semakin tajam.

6. Belajar memiliki kekuatan untuk mengubah kita menjadi orang sukses

Kebanyakan mereka yang orang sukses pastinya pernah mengalami kegagalan. Akan tetapi mereka tidak menyerah dan selalau mencoba. Sedikit sekali keberhasilan yang bisa diaraih secara praktis. Salah satu langkah meraih dan mencicipi kesuksesan adalah melalui belajar melalui pengalaman serta belajar memperbaiki kekurangan yang ada.

Tampak jelas bukan bahwa cara yang digunakan untuk sebuah kesuksesan tiada lain ialah dengan belajar, belajar dan belajar. Artinya belajar itu mempunyai power yang efektif dalam mecapai kesuksesan untuk kita nikmati. Jadi kalau rasa suntuk yang menghambat anda dalam belajar, maka cukup yakini saja jika suatu saat usaha ini akan berbuah kesuksesan untuk anda.

Konteks kesuksesan ini pastinya tidak dimaknai hanya dalam materi saja. Kesuksesan disini bermakna umum seperti Halanya dalam bidang akademik, hubungan sosial, keyakinan dan kesuksesan-kesuksesan yang lainnya seperti sukses dalam berbisnis. Gambar Bunga

Leave a Comment