Amalan-Amalan Sunnah Pada Hari Jumat

Apa kamu paham.kamu mengerti hari apakah yang sangat spesial dalam agama Islam? Ya, bener sekali, hari Jum’at. Hari Jum’at adalah hari yang demikian spesial untuk muslim di semua dunia.

Pada hari Jum’at, seseorang laki laki muslim diharuskan menjalankan beribadah shalat Jum’at di masjid. Semua bergabung untuk berbarengan menjalankan perintah Allah.

Terus, apakah dalilnya kalaupun hari Jum’at itu spesial, bukan seperti hari-hari umumnya? Ada suatu hadits yang katakan begitu istimewanya hari Jum’at itu,

“Hari terunggul dimana matahari keluar pada hari itu yaitu hari Jum’at. Pada hari itu Adam dicetak, pada hari itu juga Adam dimasukkan ke surga serta dikeluarkan dari surga. Serta kiamat tak kan berlangsung terkecuali dalam hari jum’at” (HR. Muslim)

Begitu istemewanya kan hari Jum’at itu? Dalam hari itu Nabi Adam dicetak serta dimasukkan ke dalam surga. Bahkan juga Nabi Adam pun dikeluarkan dari surga dalam hari Jum’at, dan kiamat tak kan berlangsung pada dari ini.

Kecuali spesial, Hari Jum’at pun berubah menjadi hari di mana berkumpulnya beberapa laki laki di masjid. Masjid jadi penuh dengan jamaah yang menjalankan shalat Jum’at. Jarang-jarang kan di Indonesia ini tiap-tiap shalat fardu masjid itu penuh dengan jamaah. Ya saatnya waktu shalat Jum’at ini yang dapat menghimpun banyak jamaah.

“Shalat Jum’at berjama’ah yaitu keharusan untuk tiap-tiap muslim, terkecuali 4 kelompok, yakni budak, wanita, anak kecil, serta orang yang sakit” (HR. Abu Dawud)

Pada hari Jum’at, kecuali keharusan untuk laki laki untuk menjalankan shalat Jum’at, ada amalan-amalan beda yang dapat ditangani. Amalan-amalan itu adalah beribadah sunnah yang amat direkomendasikan untuk ditangani sebab kita bakal mendapat pahala kalau mengerjakannya.

Apa kamu paham.kamu mengerti apakah saja amalan sunnah pada hari Jum’at?

Terdapat banyak sunnah yang dapat kamu melakukan pada hari Jum’at, di mulai dari sewaktu hari itu di mulai, sebelum saat shalat Jum’at, sampai sewaktu kita menjalankan shalat Jum’at.

Di bawah ini ada 11 sunnah yang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam contohkan pada kita.

1. Membaca Surat Al-Kahfi

Membaca surat Al-Kahfi adalah sunnah Jum’at yang dapat kamu melakukan sewaktu hari itu sudah hadir. Di mulai dari malam pada hari kamis, sewaktu waktu maghrib sudah masuk.

Sunnah ini adalah amalan yang mengagumkan, kalau kita mengerjakannya, jadi dari Jum’at satu ke Jum’at yang lain, kita bakal disinari oleh sinar lho. Seperti yang diriwayatkan dalam suatu hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi dalam hari Jum’at, jadi Allah bakal menyinarinya dengan sinar pada dua Jum’at.”(HR Hakim dalam Al-Mustadrok)

Walaupun keutamaan membaca surat Al-Kahfi ini besar sekali, ada banyak yang jarang mengerjakannya. Tidak tahu itu sebab repot kerja, atau udah letih sebab banyaknya halaman yang penting dibaca cukuplah banyak. Yah, tetapi sekurangnya, kita mesti mulai melatih membaca surat Al-Kahfi ini tiap-tiap Jum’at ya, hanya satu minggu sekali saja kok.

2. Perbanyak Dzikir

Dzikir yaitu mengingat Allah, serta kita diperintah sewaktu hari Jum’at untuk banyak-banyak berdzikir. Kalaupun hari -hari biasa kita banyak berdzikir, jadi pada hari Jum’at, semestinya kuantitasnya butuh ditambah.

3. Perbanyak Doa

Pada hari Jum’at, kita pun disunnahkan untuk perbanyak doa. Doa apakah saja, yang utama untuk kebaikan dong. Seperti yang ada pada suatu hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan hari Jum’at lantas berkata,

“Di hari Jum’at itu ada satu waktu yang kalau seorang muslim kerjakan shalat di dalamnya serta meminta suatu hal pada Allah Ta’ala, tidak mustahil permintaannya bakal diwujudkan.” Terus beliau berikan isyarat dengan tangannya yang perlihatkan sekurang-kurangnya saat itu. (HR. Bukhari serta Muslim)

Dikit waktu yang disebut dalam hadits diatas yaitu detik akhir dalam hari Jum’at. Persisnya sewaktu mejelang maghrib, waktu matahari bakal tenggelam pada hari Jum’at.

4. Perbanyak Shalawat

Shalawat itu dapat kita melakukan kapan waktu serta dimanapun, baik pagi, siang, sore, maupun malam. Kita bahkan juga amat direkomendasikan untuk bershalawat pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi, dalam hari Jum’at, alangkah indahnya kalau kita menaikkan shalawat kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang palinglah utama untuk kalian yaitu hari Jum’at, jadi perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, sebab shalawat kalian bakal dikatakan kepadaku”. Beberapa teman dekat berkata, “Bagaimana diperlihatkan pada kamu sedang engkau sudah berubah menjadi tanah?” Nabi bersabda,“Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk mengonsumsi jasad beberapa Nabi” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An Nasa-i)

5. Mandi Jum’at

Walaupun kita sehari-hari mandi, pada hari Jum’at, ada sunnah yang sama, yakni mandi juga. Tetapi semestinya mandinya beda, dengan tekad bakal mandi Jum’at. Seperti yang ada pada suatu hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi dalam hari Jum’at, jadi dia mandi seperti mandi janabah…” (HR. Bukhari serta Muslim)

Bahkan juga ada beberapa ulama yang membuat mandi Jum’at ini kudu hukumnya. Soal ini berdasar pada suatu hadits dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Mandi dalam hari Jum’at yaitu kudu untuk tiap-tiap orang yang sudah baligh.” (HR. Bukhari serta Muslim)

berikut cara mandi wajib

6. Menggunakan Baju Terunggul

Kalaupun kamu shalat umumnya gunakan apakah? Apa memakai kaos oblong saja atau barangkali menggunakan baju atau busana koko yang rapi?

Shalat itu baiknya dilaksanakan dengan baju yang bersih, rapi, serta baik. Kalaupun kita pergi sekolah atau kerja saja busananya dapat super rapi kok. Masak sewaktu shalat hanya gunakan kaos saja? Ditambah lagi cocok shalat Jum’at, selayaknya kita memakai baju terunggul.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib untuk kalian beli 2 buah baju untuk shalat Jum’at, terkecuali baju untuk bekerja” (HR. Abu Dawud serta Ibnu Majah, dianggap shahih oleh Al Albani)

7. Bersihkan Diri serta Memakai Minyak Wangi

Sehabis mandi serta kenakan pakaian terunggul, alangkah komplet terasa kalau ditambah lagi dengan memakai parfum. Hingga diri kita bakal terlihat bersih serta wangi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi dalam hari Jum’at serta bersuci sedapatnya, terus menggunakan minyak rambut atau parfum lantas pergi ke masjid serta tidak memisahkan pada dua orang, terus shalat sesuai kapabilitas dianya sendiri, serta sewaktu imam mengawali khutbah, dia diam serta mendengarkannya maka dapat diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at selanjutnya.” (HR. Bukhari serta Muslim)

Dalam hadits diatas, kita ini diperintah untuk bersuci, ya mandi Jum’at barusan. Selanjutnya menggunakan parfum, agar kita shalat Jum’at dalam situasi wangi tentu saja.

8. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut

Semestinya kamu sempat kerjakan soal ini, yakni menekuk lutut sewaktu khatib tengah berkutbah. Meski sebenarnya hal semacam itu dilarang, seperti yang di sebutkan dalam suatu hadits.

Sahl bin Mu’adz bin Anas menjelaskan kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang Al Habwah (duduk sekalian menggenggam lutut) sewaktu tengah dengerin khatib berkhutbah. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, derajat hidits hasan)

9. Perbanyak Shalat Sunnah Sebelum Khatib Naik Mimbar

fastabiqu.com
Setelah tiba di masjid, perihal pertama yang umumnya dilaksanakan yaitu shalat tahiyatul masjid. Waktu kita ingin menjalankan shalat Jum’at, sehabis shalat tahiyatul masjid, dapat lho kita jadi dengan shalat sunnah beda. Seperti yang di sebutkan dalam suatu hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi lantas hadir untuk shalat Jum’at, terus dia shalat sedapatnya serta ia diam dengerin khutbah sampai usai, lantas shalat berbarengan imam, maka dapat diampuni dosanya mulai jum’at itu sampai jum’at selanjutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)

Kecuali perbanyak shalat sunnah sewaktu khatib belumlah naik ke atas mimbar, hadits diatas pun perlihatkan kalau berkata waktu khatib tengah berkutbah itu dilarang. Kita menjadi jamaah yang menjalankan shalat Jum’at kudu untuk dengerin, serta ingat ya, mengusahakan agar jangan sampai tidur juga.

10. Menyegerakan Pergi ke Masjid

Sebelum dengerin khutbah, semestinya kita mesti pergi ke masjid dahulu. Bersegera ke masjid adalah satu diantaranya sunnah yang dapat kita melakukan pada hari Jum’at.

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi ke arah sholat Jum’at serta tidur siang sehabis shalat Jum’at” (HR. Bukhari).

Sehabis pergi awal ke arah masjid, sesampainya di masjid, jangan sampai langsung duduk, ditambah lagi menentukan tempat di belakang agar dapat bertumpu di tembok. Lebih baik kamu langsung ke arah shaf pertama serta menjalankan shalat sunnah. Lantaran shaf pertama adalah tempat yang miliki keutamaan yang besar.

11. Menjalankan Shalat Sunnah Sehabis Shalat Jum’at

Sama dengan shalat kudu yang lain, ada pula shalat sunnah yang mendampingi shalat Jum’at. Shalat sunnah sehabis shalat Jum’at dilaksanakan dua rakaat atau empat rakaat. Kamu dapat mengkaji hadits berikut ini yang memaparkan terkait shalat sunnah itu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian sudah usai melakukan shalat Jum’at, jadi shalatlah 4 rakaat.” Amr memasukkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, kalau Suhail berkata, “Apabila engkau terburu-buru sebab suatu hal, jadi shalatlah 2 rakaat di masjid serta 2 rakaat bila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)

Itu barusan sejumlah amalan sunnah yang dapat kita laksanakan pada hari Jum’at. Apa kamu bakal melupakan menjalankan kebaikan ataukan siap berubah menjadi orang yang kerjakan kebaikan?

Leave a Comment