Cara Alami Mengusir Nyamuk

Banyaknya nyamuk di lebih kurang kita sesungguhnya merasa terlampau mengganggu. Selain suaranya yang cukup nyaring, gigitannya juga dapat menyebabkan kulit merasa gatal.

Cara Alami Mengusir Nyamuk

Bukan hanya gatal, beberapa style nyamuk bahkan dapat mendatangkan penyakit berbahaya. Sebut saja malaria, zika, chikungunya, dan demam berdarah. Bila tidak ditangani secara benar, penyakit ini dapat mendatangkan kematian.

Untuk menanggulangi hal ini, banyak orang yang gunakan obat anti nyamuk. Sayangnya biasanya obat anti nyamuk memiliki kandungan zat kimia yang tidak seutuhnya baik untuk tubuh.

Namun, masih ada cara lain yang lebih alami andaikan ingin terbebas dari gigitan nyamuk.

Berikut adalah cara alami mengusir nyamuk yang dirangkum dari bermacam sumber:

1. Lavender

Tanaman lavender sudah cukup tenar untuk digunakan sebagai pengusir nyamuk. Tanaman ini banyak digunakan oleh obat nyamuk style semprot maupun oles sebagai bahan baku.

Lavender punya persentase linalool dan lynalyl acetate yang aromanya terlampau tidak disukai nyamuk. Lavender dapat digunakan di dalam wujud minyak yang dipakai untuk pengharum ruangan atau langsung dioleskan ke kulit.

Namun, andaikan ingin gunakan cara yang lebih mudah, cukup menanamnya di pot dan meletakkan di sudut-sudut rumah.

2. Kulit Jeruk

Jangan langsung buang kulit jeruk ke area sampah. Ternyata kulit jeruk punya faedah lain yaitu sebagai pengusir nyamuk. Cara yang digunakan juga mudah.

Pertama, keringkan khususnya dahulu kulit jeruk. Selanjutnya, cukup meletakkan kulit jeruk yang sudah kering di tempat-tempat yang banyak dihinggapi oleh nyamuk. Nah, aroma yang nampak dari kulit jeruk ini tidak disukai oleh nyamuk.

Mengapa nyamuk tidak menyukai aroma dari kulit jeruk ? Hal ini disebabkan oleh senyawa limonene yang terkandung terhadap kulit jeruk.

3. Ragi dan Gula Merah

Tidak hanya sebagai bahan baku masakan, ragi dan gula merah ternyata juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk.

Untuk gunakan ragi dan gula merah, tidak semudah gunakan lavender dan kulit jeruk. Ada alat-alat penunjang lain seperti botol, koran dan air hangat.

Yang kudu dijalankan adalah memotong botol di anggota tengahnya jadi dua bagian. Kemudian meletakkan anggota atas botol secara terbalik ke di dalam anggota bawah botol.

Campurkan air hangat, gula merah dan ragi selanjutnya tuang ke di dalam botol yang sudah dibalik tadi. Rekatkan botol bersama lakban sehingga tidak bocor.

Terakhir meletakkan di area yang terlindung dari hujan dan biarkan sepanjang dua minggu sampai botol dipenuhi oleh nyamuk.

4. Bawang Putih

Aroma bawang putih terbilang menyengat bahkan bagi manusia. Namun, karena aroma khasnya inilah bawang putih dapat berguna untuk mengusir nyamuk.

Cara menggunakannya adalah hancurkan beberapa ruas bawang putih selanjutnya rebus di dalam air. Tuang air rebusan bawang putih ke di dalam botol semprotan.

Selanjutnya, tinggal semprotkan saja ke tempat-tempat yang banyak dihinggapi oleh nyamuk.

5. Lemon dan Minyak kayu putih

Caranya cukup enteng yaitu bersama mencampurkan minyak kayu putih dan perasan lemon di dalam jumlah yang sama.

Kemudian, olesi hasil campuran tadi ke kulit sehingga terhindar dari gigitan nyamuk. Aroma dari kayu putih dan lemon cukup menyengat sehingga tidak disukai oleh nyamuk.

Cara ini bahkan disarankan oleh CDC (Center for Disease Control) sebagai metode efisien untuk mengusir nyamuk.

6. Daun Mint

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam Journal of Bioresource, minyak mint dan ekstrak mint terlampau efisien untuk mengusir nyamuk.

Banyak cara yang dapat digunakan untuk gunakan mint sebagai pengusir nyamuk. Seperti mengoleskan minyak mint ke tubuh, menyemprotkan ruangan bersama aroma mint sampai menamam daun mint di lebih kurang rumah.

Leave a Comment