Biografi Zachary Taylor dan Sepak Terjangnya Saat Menjadi Presiden Amerika Serikat 

Zachary Taylor (24 November 1784 – 9 Juli 1850) adalah presiden Amerika Serikat ke-12.  Berdasarkan biografi Zachary Taylor,  dia seorang perwira karir di Angkatan Darat Amerika Serikat dan menjadi pahlawan nasional sebagai hasil dari kemenangannya dalam Perang Meksiko-Amerika.

Taylor dilahirkan dalam keluarga pemilik perkebunan terkemuka yang pindah ke barat dari Virginia ke Kentucky pada masa mudanya. Dia ditugaskan sebagai perwira di Angkatan Darat AS pada 1808 dan sebagai Kapten dalam Perang 1812.

Kehidupan Awal dan Keluarga

Image Source: politico.com

Biografi Zachary Taylor  mencatat bahwa dia lahir pada 24 November 1784, di sebuah perkebunan di Orange County, Virginia. Ia tidak mengikuti pendidikan formal pada masa anak-anak. Namun, ia juga menghadiri akademi Middletown, Kentucky yang dikelola oleh Kean O’Hara.

Pada Juni 1810, Taylor menikah dengan Margaret Mackall Smith, yang telah dia temui pada musim gugur sebelumnya di Louisville. “Peggy” Smith berasal dari keluarga terkemuka perkebunan Maryland,, putri Mayor Walter Smith, yang telah bertugas dalam Perang Revolusi.

Karir Militer

Pada 3 Mei 1808 Taylor bergabung dengan Angkatan Darat A.S., menerima komisi sebagai letnan pertama Resimen Infantri Ketujuh. Dia berada di antara perwira baru yang ditugaskan oleh Kongres dalam menanggapi Chesapeake-Leopard Affair.

Selama Perang 1812, di mana pasukan A.S. bertempur melawan Kerajaan Inggris dan sekutu Indianya, Taylor berhasil mempertahankan Fort Harrison di Wilayah Indiana dari serangan India yang dikomandani oleh Tecumseh.

Pada Mei 1828, Taylor dipanggil kembali untuk beraksi, memimpin Fort Snelling di Wilayah Michigan (sekarang Minnesota) di Sungai Mississippi utara selama setahun, dan kemudian berdekatan dengan Fort Crawford selama setahun.

Pengalaman Perang

Biografi Zachary Taylor menunjukkan beberapa perang selama karir militernya. Beberapa diantaranya membuat namanya melambung dan terkenal sebagai pahlawan. Berikut pengalaman perang dari Zachary Taylor.

  1. Perang Black Hawk antara Amerika dan Indian
  2. Perang tahun 1812
  3. Perang Seminole Kedua
  4. Perang Amerika dan Meksiko

Presiden Amerika Serikat

Pada Konvensi Nasional Whig 1848, Taylor mengalahkan Clay dan Winfield Scott untuk menerima nominasi Whig sebagai presiden. Untuk calon wakil presidennya, konvensi tersebut memilih Millard Fillmore, seorang tokoh terkemuka New York Whig

Ketika Taylor mulai menjabat, Kongres menghadapi serangkaian pertanyaan terkait Cession Meksiko, yang diperoleh AS setelah Perang Meksiko dan dibagi menjadi distrik militer. Sekretaris Clay mengambil peran sentral saat Kongres memperdebatkan perbudakan.

Pencapaian pemerintah Taylor dalam kebijakan luar negeri adalah Perjanjian Clayton-Bulwer tahun 1850, mengenai usulan kanal antar-samudera melalui Amerika Tengah.

Kematian

Pada 4 Juli 1850, Taylor dilaporkan mengonsumsi buah mentah dan es susu saat menghadiri perayaan liburan dan penggalangan dana di Monumen Washington. Dia menjadi sakit parah dengan penyakit pencernaan yang tidak diketahui. Taylor meninggal ada 9 Juli 1850 di usia 65 tahun.

Wakil Presiden Fillmore menjadi presiden dan menyelesaikan masa jabatannya, yang berakhir 4 Maret 1853. Fillmore menandatangani undang-undang Kompromi tahun 1850, yang menyelesaikan banyak masalah yang dihadapi oleh pemerintahan Taylor.

Reputasi dan Memorial

Taylor terkenal sebagai patriot karena pengalaman militer dan perangnya. Setelah kematiannya, beberapa monument dan namanya digunakan untuk berbagai penghargaan yang tertera berikut ini:

  • Camp Taylor di Kentucky
  • Benteng Zachary Taylor di Florida
  • The SS Zachary Taylor sebagai nama kapal
  • Taylor County di Georgia, Iowa, dan Kentucky

Selain itu, biografi Zachary Taylor juga mencatat beberapa monumen lain yang dibuat oleh pemerintah bagian. Meskipun singkat, Taylor telah memberikan banyak perubahan bagi Amerika Serikat.

 

 

Leave a Comment